Belasan Bahasa Daerah di Tanah Air Dikategorikan Punah

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Februari 2019 16:17:00
Dadang Sunendar

KANALSUMATERA.com - Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadang Sunendar mengatakan sebanyak 11 bahasa daerah di Tanah Air dikategorikan punah.

"Terdapat 11 bahasa yang dikategorikan punah, empat bahasa kritis, 22 bahasa terancam punah, dua bahasa mengalami kemunduran, 16 bahasa dalam kondisi rentan punah, dan 19 bahasa berstatus aman," kata Dadang di Jakarta, Kamis (21/2) seperti yag dilansir Antara.

Dia menjelaskan, dari 668 bahasa daerah yang telah dicatat dan diidentifikasi tersebut, baru 74 bahasa yang telah dipetakan vitalitas atau daya hidupnya.

Pemetaan itu belum termasuk ragam dialek dan sub-dialek bahasa daerah di Indonesia.

Ke depan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan mengidentifikasi bahasa daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat untuk penuntasan pemetaan bahasa daerah di Indonesia.

"Jumlah hasil pemetaan tersebut tentunya akan bertambah, seiring bertambahnya jumlah daerah pengamatan dalam pemetaan berikutnya," ujar Dadang.

Menurut dia, perlu upaya strategis dalam upaya perlindungan bahasa daerah itu.

Berdasarkan data Unesco, keanekaragaman bahasa dan multilingualisme dapat menjadi bagian integral untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yaitu mendorong pendidikan berkualitas dan merata, serta pendidikan sepanjang hayat.

" Dengan penggunaan bahasa daerah dan pendidikan multilingualisme dapat mendorong pemerataan pendidikan yang berkualitas untuk pembangunan yang berkelanjutan,"kata Dadang. Kso

Lainnya
Labuhanhaji Gelar Karnaval Pawai Adat Meriahkan HUT RI
Labuhanhaji Gelar Karnaval Pawai Adat Meriahkan HUT RI
Serak Gulo, Tradisi Warga Keturunan India Muslim di Pad
Budayawan Minta Warisan Budaya Kesultanan Palembang Dar
Dua Objek Wisata di OKU Jadi Cagar Budaya Nasional
Olahraga
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
KPOTI dan Dinas Budaya Sinergi Kembangkan Permainan tradisional
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timn
Edwin Pratama: Ketum PSSI Dukung PSBS Masuk Liga 3 Indo
Hukum
Gelar Razia Penerapan Protkes Covid-19, Polres Rohul Minta Warga Terapkan 3M
Gelar Razia Penerapan Protkes Covid-19, Polres Rohul Minta Warga Terapkan 3M
PTTUN Medan Putuskan Kerja KPU Kuansing Telah Sesuai At
Kuasa Hukum KPU Kuansing Optimis Menangkan Gugatan Pasa
Kriminal
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Bertarung Dengan Sengit, Akhirnya Penjambret Warga Tara
Warga Kompak, Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Senama N
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Habib Salim Assegaf Beri Motivasi Cakada PKS di Riau, Berikut Pesannya..
Habib Salim Assegaf Beri Motivasi Cakada PKS di Riau, Berikut Pesannya..
Presiden PKS Ahmad Syaikhu Ajak Kader Kuatkan Hubungan
Hendry Munief: Ada 3 Kekuatan Besar PKS pada Pemenangan
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan