Cerita Perempuan Penyulam Tertua di Kota Pariaman

Alwira Fanzary
Minggu, 20 Januari 2019 13:56:20
Nuraya.

KANALSUMATERA.com - Meski usianya sudah 90 tahun, Nuraya masih aktif berkarya. Ia menghias pakaian pengantin khas Minangkabau di kampungnya di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Perempuan penyulam tertua di Kota Pariaman itu kini sehari-hari bekerja memasang manik-manik pada baju pengantin. Ia hanya bisa melakukan pekerjaan itu pada siang hari karena penglihatannya sudah terbatas.

"Dari pada duduk tidak ada kegiatan, lebih baik saya beraktivitas yang menghasilkan," kata Nuraya pada Ahad (20/1) di Desa Mangguang, Kecamatan Pariaman Utara, daerah sentra sulam di Pariaman.

Meski usianya sudah lanjut dan kemampuan fisiknya menurun, hasil karya Nuraya masih rapi dan indah. Hal itu membuat para pengusaha pakaian pengantin masih menggunakan jasanya.

Baca: 69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU

Nuraya, seperti yang diberitakan Antara, memiliki delapan cucu dan sejumlah cicit, sekarang biasa menyelesaikan satu setel pakaian pengantin dalam waktu paling lama satu minggu. Dia mendapat upah Rp 85 ribu per setel pakaian pengantin yang dia selesaikan. Dan penghasilan dari menyulam sudah membawa dia ke Tanah Suci untuk berhaji.

Menurut cucu Nuraya, Lisnawati (51 tahun), neneknya bisa mengerjakan berbagai jenis sulaman, termasuk sulaman benang emas, kepala peniti, rendah bangku, kelambu mempelai, dan seprai mempelai.

"Dulu sih banyak yang dihasilkan nenek, namun sekarang karena keterbatasan bisanya hanya memasang manik-manik," katanya.

Sulaman karya Nuraya sudah dipasarkan ke berbagai daerah termasuk Pariaman, Padang Pariaman, Padang, Medan, Jambi, bahkan kota-kota di Malaysia. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise juga menyaksikan karyanya saat meresmikan Rumah Lansia Sehat Sentosa di Kota Pariaman bulan Desember tahun lalu. ant/kso

Terkait
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Lainnya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Upaya Dongkrak Citra Wisata Kota Tua Muntok Bangka Bara
UAS Puji Kekhasan Batik Kampar
Besok, LAM Riau Tabalkan SCB Gelar Kehormatan Datuk Ser
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
PGRI Tegaskan Guru PPPK Tak Otomatis Jadi PNS, Seleksi
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I