Besok, LAM Riau Tabalkan SCB Gelar Kehormatan Datuk Seri Pujangga Utama

Alwira Fanzary
Selasa, 6 November 2018 21:33:24
Sutardji Calzoum Bachri

KANALSUMATERA.com - Gelar kehormatan adat Datuk Seri Pujangga Utama akan ditabalkan kepada presiden penyair Sutardji Calzoum Bachri (SCB) oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), hari Rabu (7/11/18). Ia juga akan ditepuktepungtawari oleh pemuka adat dan masyarakat sebagai tanda dan syukur terhadap prestasi yang diraih SCB selama ini.

''Sosok yang berjuluk presiden penyair itu datang ke Pekanbaru dalam rangkaian acara tersebut didampingi isteri, anak, dan sejumlah kerabatnya, hari Selasa (6/11),'' ujar Ketua Panitia Penabalan Gelar Kehormatan Adat kepada Tuan H. Sutardji Calzoum Bachri Datuk Taufik Ikram Jamil, Selasa (6/11/2018).

Ia disambut pengurus LAMR dalam suatu acara adat, termasuk disambut dengan tari persembahan. Ia juga dipasang tanjak oleh Datuk Khaidir Akmalmas.
Sebelah petangnya, SCB mengikuti gladi resik prosesi adat dimaksud. Ia diarak dari hotel ke balai adat dikawal tujuh penjawat, kompang, dan sejumlah pengurus LAMR. Penabalan itu sendiri antara lain ditandai dengan pemasangan tanjak, selempang, dan keris.

SCB sangat mengapresiasi penyambutan dan kegiatan yang diberikan kepadanya. Oleh karena itu, ia mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Dia tak menyangka diperlakukan dengan adat yang baik seperti itu.
Gelar adat kehormatan diberikan kepada SCB karena ia memberi sumbangan luar biasa bagi kemajuan sastra Indonesia dan khususnya Riau. Lahir di Rengat, 24 Juni 1941, dengan memanfaatkan tradisi Melayu Riau sejak tahun70-an, ia menjadi sastrawan utama Indonesia.

SCB memang sudah malang-melintang dalam sastra. Musim panas 1974, Sutardji mengikuti Internationl Poetry Reading di Rotterdam. Oktober 1974 sampai April 1975 mengikuti International Writing Program di Iowa City, USA. Bersama penyair KH. Mustofa Bisri, Taufiq Ismail, SCB diundang ke Pertemuan International Para Penyair di Baghdad, Irak.

Baca: ASEAN Bakal Punya Gedung Baru Lokasinya Disini

Pernah pula diundang Datuk Anwar Ibrahim (ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan Malaysia) membaca puisi di Departemen Keuangan Malaysia. Dia Ikut menghadiri berbagai pertemuan sastrawan ASEAN, Pertemuan Sastrawan Nusantara di Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.


Pengelanaan SCB ke mancanegara itu tidak hanya mengangkat reputasi puisi SCB yang sarat dengan kultur kemelayuan, tetapi juga mengangkat reputasi kesusastraan Indonesia secara umum sebagai warga sastra dunia. Tahun 1997 misalnya, dengan sponsor Direktorat Jenderal Kebudayaan Depdikbud, SCB dipercayai mewakili Indonesia untuk memenuhi undangan membaca puisi pada Festival Puisi Internasional Medellin, Colombia.

Tahun 2004, membaca puisi pada Poetry Festival Durban, Afrika Selatan. Pada tahun yang sama juga membaca puisi di Tradewinds Literature International Ferstival, Capetown, Afrika Selatan. Ini disusul membaca puisi di Winternachten Poetry Festival di Den Haag, Belanda, 2005.

Buku O, Amuk, Kapak (Jakarta: Sinar Harapan, 1981) merupakan kumpulan puisinya dari tiga buah buku, yaitu O (1973), Amuk (1977; mendapat hadiah puisi DKJ 1976-1977), dan Kapak (1979). Di samping itu, puisi-puisinya telah termuat dalam berbagai antologi, seperti Arjuna in Meditation (Calcutta, India, 1976), Writing from the World (USA), Westerly Review (Australia), Dichters in Rotterdam (Rotterdamse Kuststichting, 1975) dan Ik Wil Nog Dulzendjaar Leven, Negen Moderne Indonesische Dichter (1979).

Juga dalam Ajip Rosidi (editor), Laut Biru, Langit Biru (Jakarta: Pustaka Jaya, 1997), Parade Puisi Indonesia (1990), majalah Tenggara, Journal of Southeast Asian Literature 36-37 (1997), dan lain-lain. SCB juga menulis esai dan cerpen. Kumpulan cerpennya yang sudah diterbitkan adalah Hujan Menulis Ayam (Magelang: Indonesia Tera, 2001), sedangkan kumpulan esei bertajuk Isyarat, diterbitkan tahun 2007 oleh Penerbit Kompas. Ia bahkan menulis novel anak-anak berjudul Lumba-lumba Ungu (1984), kisah heorik anak-anak melawan serangan akso polisionil tentara Bakanda.

Baca: Syarwan Hamid: Apa Jasa Jokowi Untuk Riau Sehingga LAM Beri Gelar Adat

Sutardji mendapat berbagai penghargaan, antara lain ”Anugerah Seni Pemerintah RI” (1993) dan ”South East Asia Write Award (SEA Write Award)” (1999) dari Kerajaan Thailand. Sembilan belas tahun kemudian dia mendapat ”Penghargaan Sastra” Chairil Anwar. Pada tahun 2001 dia dianugerahi gelar ”Sastrawan Perdana” oleh Dewan Kesenian Riau. SCB juga mendapatkan ”Penghargaan Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara) tahun 1995.

Pada tahun 2008, tepatnya 14 Agustus 2008, SCB bahkan menerima dua penghargaan dalam sehari. Satu penghargaan malahan diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa penghargaan Bintang Budaya Parama pada siang hari, merupakan oenghargaan tinggu kebudayaan di negara ini. Sedangkan pada malam harinya, SCB memperoleh Bakrie Award.

Sampai sekarang, kepenyairan SCB yang memounyai anak bernama Mila Seraiwangi, hasil perkawinannya dengan Maryam Linda, tetap kokoh sebagai salah satu monumen perjalanan kesusastraan Indonesia. Reputasinya itulah salah satu alasan yang mengantarkan Sutardji Calzoum Bachri mendapat predikat ”Presiden Penyair Indonesia”. Sebuah julukan yang menunjukkan reputasi dan kewibawaannya sebagai penyair, sebagai maestro. Rls



Lainnya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Jambore BKMT Kecamatan Bukit Raya, Mulai dari Berzanji,
Teater Matan Matangkan Persiapan Pementasan Drama Terse
Belasan Bahasa Daerah di Tanah Air Dikategorikan Punah
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad