Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja

Mawardi Tombang
Kamis, 22 April 2021 05:26:44

KANALSUMATERA.com - Batam - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar kegiatan standarisasi dan sosialisasi pedoman standarisasi museum untuk Museum Batam Raja Ali Haji, Selasa (20/4/2021).

Pendamping Kegiatan Standardisasi dan Sosialisasi Pedoman Standardisasi Museum, Siswanto, mengatakan, kontribusi Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk Museum Batam Raja Ali Haji dinilai luar biasa. Ia menyebut, museum saat ini jangan asal taruh barang saja, harus dikembangkan sehingga turis tertarik datang. Kemudian koleksi terus ditambah dan dilengkapi narasinya sehingga musuem tersebut makin baik.

"Museum era sekarang bukan seperti dulu, asal taruh barang selesai, harus dikembangkan. Misalnya, ditambah suvenir untuk menandakan turis tersebut sudah datang ke Museum Batam," terangnya kepada pengelola museum Batam Raja Ali Haji.

Kurator Museum Purna Bhakti Pertiwi, Gunawan Wahyu Widodo, menyampaikan secara sarana fisik, Museum Batam Raja Ali Haji representatif dan bisa dibilang lebih komplet. Namun diperlukan ruang konservasi yang didukung untuk memastikan koleksi terjaga. Menyiapkan tenaga ahli konservator, ada ruang audio visual yang menyajikan informasi inspiratif, serta ruang fasilitas publik untuk memberikan rasa nyaman untuk tempat bersantai.

"Bisa disediakan kursi nyaman tempat pengunjung duduk untuk merelaksasi," ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardi Winata, menyambut baik kedatangan tim yang mengemban tugas dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud ke Museum Batam Raja Ali Haji. Menurut Ardi Winata, hal itu sudah layak karena museum tersebut sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia.

Dia menerangkan, isi dari museum ini, menampilkan sejarah peradaban Batam. Mulai dari Batam sejak zaman Kerajaan Riau-Lingga, Belanda, Temenggung Abdul Jamal, Jepang, masa Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepri, Otorita Pertama, era BJ Habibie, kota administratif, masuk Sejarah Astaka, Khazanah Melayu, dan infrastruktur atau era Batam saat ini.

"Hari ini (kemarin), Kemendikbud pertama kali menilai Museum Batam Raja Ali Haji apakah digolongkan A, B, atau C," katanya pada Selasa (20/4/2021).

Disbudpar Batam akan terus mengembangkan musuem tersebut ke depannya agar menjadi museum berbasis digital. Karena museum ini didukung dengan lokasi yang strategis berada di pusat Kota Batam dekat dengan pelabuhan internasional, hotel, dan pusat perbelanjaan Disbudpar Batam terus mendorong untuk pengembangan museum mulai dari koleksi sampai atraksi di museum.

"Museum Batam Raja Ali Haji bersifat universal dan kita akan dorong ke depannya Batam punya museum tematik," harapnya. ***

Lainnya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Milenial Gayo Festival Pamerkan Peninggalan Reje Linge
Besok, LAM Riau Tabalkan SCB Gelar Kehormatan Datuk Ser
Dua Objek Wisata di OKU Jadi Cagar Budaya Nasional
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Daerah
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
Bantuan Beras Diperluas untuk 3.034 KPM, Bupati Ahmad Y
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemen
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men