RI-Malaysia Jajaki Kerja Sama Kaji Manuskrip Asia Tenggara

Alwira Fanzary
Jumat, 11 Januari 2019 19:13:30
Salah satu manuskrip keagamaan

KANALSUMATERA.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerima kunjungan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik.

Dalam pertemuan tersebut kedua pihak menjajaki beberapa kerjasama yang dapat dilakukan terkait pendidikan agama, salah satunya tentang kajian manuskrip Asia Tenggara.

“Kami di Kemenag sejak beberapa tahun terakhir fokus melakukan kajian manuskrip. Ke depan kami ingin membangun Pusat Manuskrip Nusantara,” ujarnya dalam keterangan tulis, Jumat (11/1).

Menurut Menag, kajian manuskrip Nusantara menjadi perhatian Kemenag karena banyak khasanah keilmuan yang ada dan tersebar di dalamnya belum tergali dan terinventarisir dengan baik.

"Padahal khazanah-khazanah yang ada dalam manuskrip kita sangat kaya," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Maszlee menceritakan bahwa di Malaysia telah dikembangkan digitalisasi manuskrip.

“Kita banyak koleksi digital. Jika diperlukan, kami bisa membantu untuk digitalizing manuscript,” ujar Maszlee.

Ia mengapresiasi Kemenag yang telah memberikan perhatian pada manuskrip Nusantara. Kajian manuskrip yang ada di Malaysia juga mencakup beberapa manuskrip yang tersebar di Asia Tenggara, Mindanao misalnya.

“Manuskrip yang ada di Asia Tenggara sebenarnya tak kalah dengan yang ada di Arab Saudi,dan sebagainya," ujar Maszlee.

Ia menambahkan, kajian manuskrip, khususnya manuskrip keagamaan, penting untuk dilakukan bersama-sama.

"Apalagi kita satu rumpun. Ini di hari depan akan jadi peninggalan bagi anak cucu kita," tuturnya.

Staf ahli Menteri Agama, Oman Fathurahman menyambut baik bila Indonesia dan Malaysia dapat membangun kerjasama pada bidang kajian manuskrip.

Ia menilai Malaysia sangat maju di bidang sains dan kedokteran. Di saat yang sama, kajian manuskripnya pun sangat baik. Ada manuskrip Nusantara karya Nurudin Ar Raniry, ulama asal Aceh ternyata telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh seorang profesor di Malaysia.

Namun sayangnya, menurut Oman, karya terjemahan manuskrip Nurudin Ar Raniry tersebut cukup mahal karena harus dibeli dalam mata uang Ringgit.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Malaysia menawarkan apakah memungkinkan universitas-universitas di Malaysia membuka cabang di Indonesia, khususnya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Bila memungkinkan demikian, kata Maszlee, mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Malaysia tidak perlu pergi ke Malaysia cukup di Indonesia, tetapi menggunakan kurikulum, tenaga pengajar, dan metode pengajaran dari Malaysia.

“Termasuk salah satunya kajian manuskrip. Buku pun dapat dicetak di Indonesia. Ini tentu lebih ekonomis," urainya.

Menanggapi hal tersebut, Menag mengaku akan mengkaji usulan tersebut. "Ini usulan menarik, kami akan coba dalami. Karena ini terkait juga dengan lembaga lain seperti Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," sahut Menag.

Pada pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam tersebut, Menag juga mengajak Malaysia untuk bersama menyuarakan tentang moderasi beragama.

“Semoga kita bisa bersinergi untuk mempromosikan moderasi beragama. Kami ingin paham-paham keagamaan bisa diarahkan kepada hal-hal yang lebih moderat,” kata Menag.

Setuju dengan Menag, Menteri Maszlee mengatakan promosi moderasi beragama harus dilakukan bersama-sama. Ia juga mengatakan ada tiga kunci terciptanya moderasi beragama. Pertama kasih sayang, kedua kegembiraan, dan ketiga toleransi. Rpo/Kso



Lainnya
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengunjung Mall SKA
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengunjung Mall SKA
Labuhanhaji Gelar Karnaval Pawai Adat Meriahkan HUT RI
Serak Gulo, Tradisi Warga Keturunan India Muslim di Pad
Mengunjungi Gunung Anak Krakatau Bagian dari Festival K
Pendidikan
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akse
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Kabinet Merah Putih Dirombak, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Kabinet Merah Putih Dirombak, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mula
Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D