Warisan Sejarah Riau Jadi Perhatian, Pemprov Dorong Pelestarian Budaya

Kanama
Rabu, 16 September 2026 21:02:08

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mendorong penguatan upaya pelestarian berbagai situs sejarah dan warisan budaya yang tersebar di sejumlah wilayah. Kekayaan sejarah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas sekaligus karakter budaya Riau.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, mengatakan Riau memiliki banyak peninggalan sejarah yang menyimpan nilai budaya dan menggambarkan perjalanan panjang peradaban masyarakat di wilayah tersebut.

“Kita punya sejarah tua seperti Istana Kerajaan Siak. Kemudian, Kabupaten Bengkalis yang hari ini sudah lebih berusia setengah abad, kita juga punya Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar yang secara sejarahnya dari abad keempat sudah berdiri, itu semua sudah selayaknya kita lestarikan kebudayaannya,” kata Sekda Syahrial Abdi di Kantor Gubernur Riau, Rabu (16/09/2026).

Baca: Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting

Menurutnya, pelestarian warisan budaya tidak sebatas mempertahankan bangunan atau situs bersejarah. Nilai sejarah, cerita lokal, serta jejak peradaban yang terkandung di dalamnya juga perlu diwariskan kepada generasi muda.

Syahrial menyebut keberadaan sejumlah sungai besar di Riau turut memiliki hubungan erat dengan perkembangan peradaban masyarakat. Sungai pada masa lalu berperan sebagai jalur transportasi, sumber kehidupan, sekaligus ruang tumbuhnya berbagai aktivitas sosial dan budaya.

Baca: Indonesia Dorong Perlindungan Budaya dan Kekayaan Intelektual Komunal di Forum WIPO

“Ada suatu yang menarik tadi bahwa ternyata asal usul dan peradaban Riau tumbuh dari sungai-sungai yang ada di sini. Kita punya empat sungai besar seperti Sungai Siak, Kampar, Indragiri, Rokan. Itu punya nilai sejarah dan peradaban sendiri bagi masyarakat Riau, mungkin nanti akan kita kemas ke depan,” ungkapnya.

Ia menilai sejarah yang berkaitan dengan sungai-sungai besar tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari narasi kebudayaan Riau. Dengan pengemasan yang tepat, masyarakat maupun generasi muda dapat lebih mudah mengenal perjalanan sejarah daerahnya.

Selain Istana Kerajaan Siak dan Candi Muara Takus, Syahrial mengatakan masih banyak peninggalan sejarah dan kebudayaan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Karena itu, inventarisasi berbagai jejak sejarah dinilai penting agar kekayaan tersebut dapat terdokumentasi dan dikembangkan secara berkelanjutan. Upaya tersebut juga dapat membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal cerita dan identitas daerah masing-masing.

Pelestarian warisan sejarah dan penggalian kembali cerita lokal diharapkan mampu memperkuat ekosistem kebudayaan Riau. Jejak peradaban sungai, situs bersejarah, hingga tradisi masyarakat dapat menjadi bagian dari kekhasan budaya daerah.

“Masih banyak lagi berbagai sejarah di Riau yang sangat memiliki nilai kebudayaannya. Mungkin nanti sejarahnya akan kita bersama-sama angkat lagi dan kemudian menjadi ciri khas dari Provinsi Riau,” tuturnya. (SM)



Lainnya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Teater Matan Matangkan Persiapan Pementasan Drama Terse
UNESCO Bina Wirausaha Muda di Kawasan Danau Toba
Budayawan Minta Warisan Budaya Kesultanan Palembang Dar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat